Perahu naga

Riau Kuasai Lomba

Kompas.com - 25/07/2011, 04:40 WIB

Padang, Kompas - Tim dayung Riau menguasai hampir semua nomor dalam lomba dayung Festival Perahu Naga Internasional di Banjir Kanal GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, yang berakhir Minggu. Dalam lomba yang berlangsung sejak Kamis (21/7) itu, Riau menjuarai nomor 22 pedayung putri, 22 pedayung putra, dan 12 pedayung putri. Selain itu, Riau juga menjadi juara di nomor 22 pedayung campuran (putra/putri) dan 12 pedayung campuran.

Di nomor 12 pedayung putra, posisi pertama diduduki Kolinlamil Jakarta diikuti Riau di tempat kedua dan Papua Barat di tempat ketiga.

Pada nomor antarbangsa, Indonesia mempecundangi Malaysia. Dominasi Riau itu merupakan penegasan prestasi serupa yang ditorehkan pada lomba yang sama tahun lalu dengan menjuarai lima nomor lomba.

Tahun ini, pada nomor bergengsi 22 pedayung putri dan 22 pedayung putra, Riau menorehkan catatan mengesankan, masing-masing 04:27,68 menit dan 03:57,75, pada lintasan sepanjang 8.000 meter. Di nomor 12 pedayung putri, tim PODSI Riau mencatatkan waktu 05:03,11 untuk panjang lintasan sama.

Kericuhan sempat terjadi dan membuat lomba di nomor 12 pedayung putra sempat ditunda sebelum akhirnya dilombakan. Hal itu menyusul protes dari tim Kolinlamil Jakarta, Papua Barat, dan PODSI Riau terhadap keabsahan tim PODSI Sumbar.

Festival Perahu Naga Internasional yang memasuki tahun penyelenggaraan kesembilan itu, pada tahun ini, relatif berkurang asal negara peserta serta kemeriahannya. Tahun lalu, sejumlah tim dari luar negeri seperti Kamboja dan Hongkong, China, masih ikut serta.

”Tahun ini memang dana penyelenggaraan dikurangi hingga hanya tinggal seperempatnya saja,” kata Syahrastani, ketua panitia. (INK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau