Lumpur lapindo

PLN Janji Alirkan Listrik kepada Korban

Kompas.com - 25/07/2011, 15:13 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.com - Setelah didesak warga korban lumpur Lapindo, PLN area pelayanan jaringan Sidoarjo berjanji segera mengalirkan listrik ke rumah warga Kahuripan Nirwana Village (KNV).

Koordinator warga korban lumpur di perumahan KNV Hardono menuturkan, janji itu keluar setelah PLN mendapat transfer dana sebesar Rp 396, 578 juta dari PT Mutiara Masyhur Sejahtera selaku pengembang KNV.

"Katanya PLN baru saja menerima transfer dana dari PT MMS, jadi istrik ke rumah warga akan segera dialirkan," kata Hardono, Senin (25/7/2011).

Menurut dia, dengan dana itu listrik akan dialirkan ke 391 unit rumah yang ada penghuninya. Listrik di 53 unit rumah yang sudah dipasangi jaringan akan segera dialirkan minggu ini. "Jadi nanti saat Lebaran, rumah warga sudah dialiri listrik," tambah Hardono.

Seperti diberitakan, ratusan warga korban lumpur Lapindo menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Sidoarjo. Mereka menuntut pembagian sertifikat tanah di rumah mereka yang berada di Perumahan Kahuripan Nirwana Village. Rumah tersebut merupakan bentuk pembayaran ganti rugi dari PT Minarak Lapindo Jaya kepada korban.

Dari sekitar 1.600 unit rumah, baru sekitar 100 rumah yang mendapat sertifikat. Sekitar 580 unit rumah belum dialiri listrik. Warga juga menuntut agar rumah mereka segera dialiri lsitrik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau