SIDOARJO, KOMPAS.com - Setelah didesak warga korban lumpur Lapindo, PLN area pelayanan jaringan Sidoarjo berjanji segera mengalirkan listrik ke rumah warga Kahuripan Nirwana Village (KNV).
Koordinator warga korban lumpur di perumahan KNV Hardono menuturkan, janji itu keluar setelah PLN mendapat transfer dana sebesar Rp 396, 578 juta dari PT Mutiara Masyhur Sejahtera selaku pengembang KNV.
"Katanya PLN baru saja menerima transfer dana dari PT MMS, jadi istrik ke rumah warga akan segera dialirkan," kata Hardono, Senin (25/7/2011).
Menurut dia, dengan dana itu listrik akan dialirkan ke 391 unit rumah yang ada penghuninya. Listrik di 53 unit rumah yang sudah dipasangi jaringan akan segera dialirkan minggu ini. "Jadi nanti saat Lebaran, rumah warga sudah dialiri listrik," tambah Hardono.
Seperti diberitakan, ratusan warga korban lumpur Lapindo menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Sidoarjo. Mereka menuntut pembagian sertifikat tanah di rumah mereka yang berada di Perumahan Kahuripan Nirwana Village. Rumah tersebut merupakan bentuk pembayaran ganti rugi dari PT Minarak Lapindo Jaya kepada korban.
Dari sekitar 1.600 unit rumah, baru sekitar 100 rumah yang mendapat sertifikat. Sekitar 580 unit rumah belum dialiri listrik. Warga juga menuntut agar rumah mereka segera dialiri lsitrik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang