Buruh migran

Lagi, TKI Asal Garut Meninggal di Arab

Kompas.com - 26/07/2011, 10:39 WIB

GARUT, KOMPAS.com — Warga Desa Lingkung Pasir, Kecamatan Cibiuk, kembali digegerkan dengan kabar meninggalnya Dede Kodijah, seorang perempuan yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Arab Saudi.

Kabar yang sangat mengagetkan pihak keluarga ini disampaikan seseorang yang mengaku dari pihak sponsor pemberangkatan Dede ke Arab Saudi. Ia mengatakan, wanita 36 tahun asal Kamung Cihanja, Desa Lingkung Pasir, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu telah meninggal di Arab Saudi akibat sakit.

Dijanjikan, jenazah bakal dikembalikan kepada pihak keluarga. Namun, hingga berita ini ditayangkan, Selasa (26/7/2011), kejelasan tentang kapan kedatangan jenazah Dede masih belum didapatkan.

Menurut keluarga, Dede Kodijah pergi ke Arab Saudi sekitar Maret 201 dengan menggunakan Jasa PT Yomba Biba Abadi yang beralamat di Jalan Ciangsana, Gunungputri, Bogor. Ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan majikan bernama Ahmad Hasan Bat, yang beralamatkan di daerah Kota Jizan, Arab Saudi.

Kendati dikabarkan meninggal karena sakit, pihak sponsor tidak mampu menunjukkan surat keterangan dari rumah sakit terkait kematian Dede. Sementara nomor telepon seluler milik majikan Dede pun tak pernah diangkat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau