MADIUN, KOMPAS.com - Puluhan pekerja seks komersial di kompleks lokalisasi Gude, Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, dipaksa menghentikan kegiatannya terhitung sejak Selasa (26/7) pukul 20.00. Langkah ini ditempuh oleh pemerintah Kabupaten Madiun untuk menghormati datangnya bulan Ramadhan.
Pengumuman perintah penutupan lokalisasi disampaikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun dan Dinas Sosial, Selasa pagi, langsung kepada seluruh pekerja seks yang dikumpulkan di salah satu wisma di kompleks Lokalisasi Gude.
Jumlah pekerja seks di lokalisasi saat ini mencapai 76 orang yang terdaftar. Total dengan mucikari dan orang-orang yang bekerja dalam bisnis tersebut mencapai 146 orang. Mereka diminta menghentikan kegiatan sampai dengan tanggal 10 September 2011.
Pembina lokalisasi dan juga kepala keamanan kompleks Tohirin mengatakan sejalan dengan dihentikannya kegiatan seks komersial, para penghuni diminta untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Apabila ada yang nekat melanggar, pihaknya tidak segan memberikan sanksi.
Sanksinya antara lain langsung menghentikan kegiatan dan mengeluarkan pekerja seks yang melanggar dari kompleks tersebut untuk selamanya. Demi menegakkan aturan, seluruh wisma yang menampung para pekerja sebanyak 20 wisma juga diminta tutup operasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang