SB Yudhoyono Ingin Jadi Futurolog

Kompas.com - 27/07/2011, 12:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, dirinya mungkin akan menggeluti bidang futurologi saat pensiun nanti. Futurologi dinilainya sebagai bidang yang sangat menarik.

"Saya melihat diri saya sendiri sebagai futurolog paruh waktu karena saya menghabiskan banyak waktu untuk menyusun rencana dan strategi dengan membuat perkiraan apa yang akan terjadi pada minggu-minggu mendatang, serta pada tahun-tahun mendatang," kata Yudhoyono, Rabu (27/7/2011), saat menyambut para pembicara seminar internasional futuro logi, di Kantor Presiden.

"Suatu hari, saat saya pensiun sebagai Presiden, saya mungkin akan bergabung dengan dunia futurologi yang begitu menarik dan bahkan mungkin membentuk klub futurologi," tutur Yudhoyono.

Dalam pertemuan, Yudhoyono antara lain didampingi oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Gita Wirjawan serta Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.

Para futurolog yang menemui Presiden ialah Prof Donald K Emmerson, Prof Thomas Fingar (National Intelligence Council), Dr George Friedman (Strategic Forecasting), James Canton (Institute for Global Future ), Robert D Kaplan (Atlantic Media Company ), Roger Beachy (Donald Danforth Plant Science), serta Zubaid Ahmad (Citi).

Futurologi merupakan gabungan berbagai disiplin ilmu yang mempelajari perubahan pada masa silam serta masa sekarang untuk mendapatkan perkiraan mengenai tren yang bakal berlangsung pada masa depan. 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau