BEKASI, KOMPAS.com - Komplotan perampok berpistol beraksi di Perumahan Pondok Hijau, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Rabu (27/7/2011) siang.
Seorang warga bernama Aan Hasanah (70) menjadi korban perampokan. Perampok melukai kepala nenek itu hingga berdarah dan merampas gelang serta cincinnya.
Keterangan Adelina (20), pembantu rumah, perampokan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Waktu itu, di rumah dalam wilayah RT 002 RW 016 itu ada tiga orang yakni Adelina, Aan Hasanah dan cucu bernama Dyah Ayu Damarkencana (5).
Siang itu, Adelina sedang berada di dapur. Dari jendela dapur, gadis ini melihat ada satu sepeda motor yang dinaiki dua orang masuk garasi persis di depan dapur. Garasi itu belum dipasangi pintu atau gerbang.
Karena takut, Adelina tidak keluar dari dapur. Namun, tidak lama kemudian, sepeda motor itu pergi. Sayangnya, Adelina lengah sehingga tidak bisa memastikan apakah sepeda motor yang pergi itu dinaiki oleh dua orang.
"Saya kira aman makanya saya keluar tetapi saat keluar kepala saya ditodong pistol," kata Adelina. Si perampok mengancam akan membunuh Adelina apabila berteriak bahkan sekadar melihat.
Karena amat takut, Adelina hanya tertunduk dan menurut saat dipaksa masuk ke dapur oleh perampok. Adelina tidak sempat mengenali ciri-ciri perampok yang berhelm. Saat itulah tampaknya perampok yang sempat pergi dengan sepeda motor kembali dan ikut masuk rumah.
Adelina mengatakan, perampok menemukan Aan dan memaksa keduanya menunjukkan tempat harta benda. "Mbah Aan sempat bilang kalau harta benda ada di ruang atas tetapi saya enggak tahu apakah perampok naik atau tidak," kata Adelina.
Kemudian yang Adelina ketahui, Aan sudah terluka dengan kepala mengucurkan darah. Perampok memaksa Aan melepaskan gelang dan cincin kemudian melesat kabur.
Perampokan itu kemudian dikabarkan kepada para tetangga yang siang itu berada di dalam rumah. Oleh warga, Aan dibawa untuk dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur dan melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang