Kriminalitas

Mayat Tersangkut di Pintu Air Kalimalang

Kompas.com - 28/07/2011, 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tersangkut di Pintu Air Kalimalang, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, pada Kamis (28/7/2011) sekitar pukul 09.00 WIB. Mayat pria itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Humas Polda Metro Jaya, mayat diduga korban pembunuhan karena terdapat sejumlah luka tusukan senjata tajam di bagian leher dan telinga kiri serta luka lebam bekas pukulan di bagian muka. Saat ditemukan korban dalam posisi berdiri, tidak mengenakan baju dan mengenakan celana panjang warna hitam.

Mayat kemudian dievakuasi terlebih dulu oleh petugas pemadam kebakaran yang sedang latihan simulasi di Universitas Borobudur.

"Karena mendapati informasi tersebut kami langsung berupaya mengevakuasi mayat yang dilaporkan warga," kata petugas Suku Dinas Kebakaran Jakarta Timur, Supriyanto, Kamis (28/7/2011).

Penemuan mayat itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Makasar. Kini mayat tanpa identitas itu dibawa ke Rumah Sakit RS Sukanto (Polri), Kramatjati, Jakarta Timur untuk diotopsi lebih lanjut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau