Memotong Ayam Sesuai Menunya

Kompas.com - 29/07/2011, 14:39 WIB

KOMPAS.com - Rasanya semua menyukai olahan daging ayam. Nah, agar tak salah potong, kenali cara memotongnya sesuai olahan yang akan dibuat.

Ayam berkuah
Opor ayam, gulai ayam, kari ayam, dan masakan ayam yang berkuah lain biasanya menggunakan bentuk potongan ayam yang tidak terlalu besar. Sehingga satu ekor ayam dipotong menjadi 8, 10, atau 12 bagian, agar mudah memakannya.

Ayam bakar
Potonglah ayam menjadi dua bagian yang sama besar.

Ayam bekakak
Letakkan ayam di atas talenan, dengan bagian dada di atas. Dengan pisau tajam, belahlah dada ayam hingga putus. Lalu balikkan daging ayam, tekan kuat-kuat dengan telapak tangan hingga rata.

Pecel ayam
Potonglah ayam menjadi dua bagian. Ambil satu bagian ayam yang sudah terbelah dua, letakkan di atas talenan, dengan kulit berada di atas. Kemudian potong melintang pada bagian antara paha dan sayap.

Tips:
* Pilih ayam dalam kondisi masih hidup agar terjaga kesegarannya. Perhatikan juga matanya, jika aktif bergerak dan jernih artinya ayam dalam kondisi sehat.

* Jika terpaksa harus membeli ayam yang sudah beku, perhatikan kemasannya. Jika rusak atau cacat jangan dipilih, karena mudah terkena bakteri yang menyebabkan ayam dapat cepat busuk.

* Sebelum disimpan, cuci bersih ayam, kemudian tiriskan. Masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpan dalam freezer. Dengan cara ini ayam akan tahan hingga sebulan.

(Tabloid Nova/Nuraini W.)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau