Tasya Terkantuk Nonton "Harry Potter"

Kompas.com - 31/07/2011, 06:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ketika penggila film Harry Potter masih harus antre di bioskop Tanah Air, penyanyi Tasya (18) sudah menontonnya sejak beberapa pekan lalu. Tak tanggung-tanggung, Tasya memilih nonton sekuel Deathly Hallows Part Two di Singapura sembari jalan-jalan dengan sahabat-sahabatnya. ”Aku tidak menggemari buku Harry Potter, tapi penggemar filmnya. Semua filmnya sudah kutonton,” ujar Tasya.

Sehari sebelum memasuki bulan puasa, Tasya juga masih berniat akan ikut acara nonton bareng film Harry Potter yang diadakan sebuah majalah di Jakarta. 

”Di Singapura, aku nontonnya pagi hari. Ngantuk, jadi tidak konsentrasi. Nonton Harry Potter harus menyimak karena banyak action-nya dan perpindahan scene-nya cepat,” kata Tasya. 

Seusai menonton film Harry Potter, Tasya mengaku tak percaya jika kisah penyihir itu telah memasuki episode terakhir. Selama bulan Ramadhan nanti, Tasya tak menutup diri dari agenda menonton jika ada film bagus. 

Tasya lebih banyak mengisi Ramadhan kali ini untuk promo lagu bertajuk ”Say No”. ”Ceritanya tentang cewek yang digombalin cowok. Insya Allah tidak ada cowok gombal di bulan Ramadhan,” ujar Tasya sembari tertawa. (WKM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau