Rio Juara di Hongaria

Kompas.com - 01/08/2011, 05:10 WIB

Budapest, Kompas - Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, mulai menemukan performa terbaiknya dengan kembali naik podium untuk kedua kalinya pada ajang GP3 di Hongaria, Minggu (31/7). Berlomba di trek yang basah karena hujan, Rio mampu tampil terbaik dan menjadi juara di Race 2.

Wartawan Kompas Ingki Rinaldi dari Budapest melaporkan, kecelakaan mewarnai jalannya lomba di Race 2. Trek yang basah dan licin karena hujan menyebabkan Lewis Williamson berputar keluar lintasan di putaran kedua.

Mobil pengaman masuk ke lintasan saat Vittorio Ghirelli mengalami kecelakaan parah. Rio yang start di posisi kesembilan langsung menyodok ke urutan keenam karena kecelakaan itu.

Saat mobil pengaman keluar dari lintasan, Rio langsung menyalip Nico Muller dan merebut posisi ketiga. Rio terus melaju dan akhirnya dapat mengambil alih posisi kedua lomba.

Pemimpin lomba dipegang Nigel Melker dengan keunggulan sampai 7,9 detik di depan Rio saat mobil pengaman keluar untuk kedua kalinya. Kali ini, giliran Thomas Hylkema yang mengalami kecelakaan parah.

Saat lomba harus distart ulang, Rio langsung menyerang Melker dan menempelnya dengan sangat ketat. Akhirnya, Rio melewati Melker dan melaju terdepan untuk jadi juara. Posisi runner-up direbut Valtteri Bottas dan James Calado di urutan ketiga.

Hadirkan drama

Rio mengaku sangat gembira dengan hasil ini. Ia merasa beruntung karena hujan menghadirkan drama yang memungkinkan dirinya menjadi juara di Race 2. Pekan lalu, Rio menjuarai Race 1 GP3 di Jerman, juga dalam kondisi hujan.

”Hari ini saya beruntung karena hujan memungkinkan saya untuk melewati para pebalap lainnya. Mobil yang saya kendarai cukup bagus dan saya mampu melewati delapan pebalap di depan,” kata Rio yang menjadi anggota tim Marussia Manor Racing.

Menurut Rio, masuknya mobil pengaman untuk kedua kalinya ke lintasan membuat dirinya beruntung. Rio dapat memperpendek jarak dari Melker lalu menyalipnya.

Kemenangan ini membuat Rio menambah enam poin menjadi total 19 poin dan naik ke peringkat ke-10.

Rio mulai dapat beradaptasi dengan mobil dan berbagai peraturan GP3 yang baru sehingga dapat terus berprestasi. Pada empat seri pertama, Rio gagal menghasilkan satu poin pun karena penampilan yang tidak optimal.

Race 1 buruk

Sebelumnya, Rio kecewa dengan hasil di Race 1 yang digelar pada Sabtu (30/7). Rio start di posisi keenam, tetapi finis di urutan kesepuluh. ”Sirkuitnya pendek. Saya kesulitan melewati para pebalap lain di depan saya,” kata Rio.

Pada Race 1 Valtteri Bottas menjadi juara, disusul M Christensen dan A Quaiffe Hobbs di posisi kedua dan ketiga. Dengan 41 poin yang dikumpulkan, Bottas mengambil alih pemimpin klasemen dari Alexander Sims.

Bottas dari tim Lotus ART start di posisi pertama dan tampil sangat prima. Pebalap baru di ajang GP3 ini tidak pernah terkejar sampai finis. (ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau