Pemberontak Ringkus 63 Orang Khadafy

Kompas.com - 01/08/2011, 10:45 WIB

BENGHAZI, KOMPAS.com - Pemberontak Libya pada Minggu (31/7/2011) menangkap sedikitnya 63 orang dalam upaya berkelanjutan untuk memperketat keamanan di kota Benghazi, bagian timur negeri itu, dan mengalahkan kelompok bersenjata yang setia kepada Muamar Khadafy, kata seorang juru bicara.

"Pagi ini kami menangkap sekitar 38 orang dan selanjutnya hari ini meringkus lebih dari 25 orang," kata Mustafa As-Sagazly.

Penangkapan-penangkapan itu terjadi dalam pertempuran sengit selama lima jam terhadap sebuah pabrik bom pinggir jalan, dan pemberontak mengatakan alasan operasi adalah sebuah kelompok bersenjata mendapat perintah dari rezim Khadafy dan dicurigai dalam pembunuhan pemimpin militer mereka.

"Empat pejuang kami tewas dalam operasi itu," kata as-Sagazly. Dia mengatakan, lima loyalis Gaddafi juga tewas dalam bentrokan.

Lalulintas di Benghazi kembali normal pada malam Ramadhan dan ada tanda-tanda di jalan-jalan untuk mendukung pasukan pemberontak yang melakukan serangan terhadap perintah kementerian dalam negeri.

"Kami semua mendukung Brigade 17 Februari," kata poster yang digantung di jalan layang, yang merujuk pada salah satu kekuatan kunci di balik operasi untuk membongkar kelompok yang disalahkan membobol penjara pekan lalu.

"Ada tahanan perang peringkat tinggi" di antara mereka yang melarikan diri dari dua pusat penahanan pekan lalu, kata pemimpin Brigade 17 Februari Ismail as-Salabi.

Dia mengatakan hanya "sebagian kecil" yang melarikan diri selama serangan fajar brigade.

Tempat yang menjadi ajang tembak-menembak sengit meninggalkan bopeng-bopeng akibat peluru di permukiman-permukiman sekitarnya, yang menjadi daya tarik bagi penonton yang penasaran pada siang tetapi oleh saat malam tiba pemberontak kembali meningkatkan keamanan di daerah itu.

Pasukan keamanan berpatroli di jalan-jalan hingga larut malam pada saat para pembeli bertebaran menjelang bulan suci Ramadhan dan bertarawih.

"Segalanya stabil dan aman semalam," kata Sagazly. "Tidak ada konfrontasi."

Para pemberontak, terus mencari anggota-anggota kelompok pro-Khadafy, katanya.

"Beberapa dari mereka melarikan diri dan kami mencoba untuk menangkap mereka di seluruh kota," katanya menambahkan. "Kami menangkap mereka, itu saja."

Dewan Transisi Nasional (NTC) pekan ini mengeluarkan peringatan berulang kepada kelompok-kelompok milisi - atau kataebs - yang tetap berada di luar perintah untuk bergabung dengan para pejuang di garis depan atau pasukan keamanan di Benghazi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau