Pra-piala dunia 2014

Timnas Indonesia "Beruntung"

Kompas.com - 01/08/2011, 14:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal PSSI Tondo Widodo menilai tim nasional Indonesia cukup beruntung dengan hasil undian kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Hal ini dikarenakan calon lawan-lawan "Garuda" tidak begitu berat.

Setelah lolos dari adangan Turkmenistan, Firman Utina dan kawan-kawan berada di Grup E babak 20 besar. Di grup ini, Indonesia bersaing lawan Iran, Bahrain, dan Qatar.

Berdasarkan pengalaman, Indonesia pernah mengalahkan Bahrain dan Qatar di masa lalu. Adapun melawan Iran, hasil terbaik timnas hanya menahan mereka 2-2 di kualifikasi grup Piala Asia 1984. Selain pertemuan itu, Indonesia tidak pernah menang.

"Iran lawan terberat. Iran banyak mengekspor pemain ke Liga Eropa. Qatar urutan berat kedua. Mereka mempersiapkan diri dengan serius, apalagi Qatar juga mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022," kata Tondo kepada Kompas.com, Senin (1/8/2011).

"Bahrain urutan ketiga beratnya, namun Qatar dan Bahrain sudah tak asing bagi timnas Indonesia. Piala Asia 2004 Qatar dikalahkan timnas 1-2 dan, Bahrain tahun 2007 juga dikalahkan 1-2," tuturnya.

Tondo mengatakan, dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya, tim "Merah-Putih" berada dalam grup yang memberikan potensi lolos ke babak selanjutnya. Singapura harus berjibaku dengan China, Yordania, dan Irak. Adapun Thailand harus bertemu dengan Australia, Arab Saudi, dan Oman. "Kita masih agak 'beruntung' tidak bergabung dengan tim-tim ras kuning," ujar Tondo.

Timnas rencananya akan kembali berkumpul dan mengikuti pelatnas pada 4 Agustus mendatang. Ujian pertama timnas adalah laga tandang melawan Iran pada 2 September nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau