Bulutangkis

Empat Pemain Tunggal Berlatih di Lisburn

Kompas.com - 01/08/2011, 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Senin (1/8/2011) memberangkatkan empat pemain tunggalnya ke Irlandia Utara untuk berlatih di Lisburn Racquets Club.

Keempat pemain yang dikirim ini merupakan pemain yang akan diturunkan pada Kejuaraan Dunia di London 8-14 Agustus 2011 mendatang.  

Keempat pemain tersebut terdiri dari dua tunggal putra dan dua tunggal putri, yakni Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Adriyanti Firdasari dan Lindaweni Fanetri. Mereka akan ditemani pelatih kepala sektor tunggal, Li Mao dan asistennya Wong Tat Meng.  

Menurut Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Hadi Nasri, PBSI mendapat tawaran untuk program latihan di Lisburn Racquets Club secara cuma-cuma. Tawaran ini diambil selain untuk persiapan Kejuaraan Dunia juga berguna untuk adaptasi pelaksanaan olimpiade tahun depan.  

"Tentu saja ini tawaran yang bagus buat kita. Jadi pemain juga bisa sekalian adaptasi untuk persiapan Kejuaraan Dunia. Tanggal 6 Agustus mereka bergabung dengan rekan-rekannya yang lain di London untuk persiapan bertanding," kata Hadi.  

Hadi mengatakan, untuk rombongan besar permain yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia di London, rencananya baru akan berangkat ke London pada hari Jumat tanggal 5 Agustus 2011. Para pemain masih akan menjalani latihan sampai hari Rabu untuk menjaga kondisi stamina. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau