Jelang kejuaraan dunia bulu tangkis

Untuk Adaptasi, Firda dkk Berangkat Lebih Dulu

Kompas.com - 01/08/2011, 17:04 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Sepekan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di London, Inggris, para pemain tunggal Pelatnas sudah bertolak menuju Belfast, Irlandia. Mereka akan melanjutkan pelatihan sekaligus aklimatisasi.

"Latihan di Irlandia bagus untuk adaptasi lebih dini walaupun cuma tiga hari supaya tidak kaget nanti saat main," ujar pemain tunggal putri Adriyanti Firdasari yang akan bertolak menuju Belfast, Senin (1/8/11) malam.

Firdasari akan mengawali Kejuaraan Dunia, Senin (8/8/11) melawan pemain Irlandia Chloe Magee. Jika lolos, dia akan bertemu unggulan keenam Saina Nehwal dari India.

Selain Firdasari, pemain yang akan lebih dulu berangkat adalah Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, dan Lindaweni Fanetri, serta dua pelatih, Li Mao dan Wong Tat Meng.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Hadi Nazri mengatakan, para pemain tunggal itu akan mencoba lapangan dan fasilitas yang ditawarkan kepada mereka untuk aklimatisasi Olimpiade tahun depan.

"Ada yang menawari tempat untuk aklimatisasi menjelang Olimpiade tahun depan, dan kami minta untuk mencobanya sebelum Kejuaraan Dunia, dan yang bersedia para pemain tunggal," katanya.

"Saya akan menyusul lusa (Rabu, 3/8) untuk melihat apakah tempatnya bagus, memungkinan atau tidak untuk aklimatisasi Olimpiade. Kalau kondisinya sesuai dengan yang diinginkan mungkin bisa digunakan beberapa hari menjelang Olimpiade," kata Hadi.

Kejuaraan Dunia akan berlangsung di London pada 8-14 Agustus. Selain empat pemain tunggal tersebut, Pelatnas juga menyertakan lima pemain ganda, yakni Mohammad Ahsan/Bona Septano, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, Della Destiara/Suci Rizki Andini, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah serta Muhammad Rijal/debby Susanto.

Para pemain tunggal akan bergabung dengan pemain ganda pada akhir pekan ini di London. Hadi, yang tidak mau bicara soal target, menjelaskan bahwa para pemain berada dalam kondisi baik dan tidak ada yang cedera.

"Gizi semakin baik. Berat badan yang tadinya banyak lemak menjadi otot karena suplai makanan diganti," katanya.

Hingga hari terakhir sebelum berangkat, tambah Hadi, mereka berlatih intensif yang difokuskan pada tipe permainan sendiri yang disesuaikan dengan pola permainan lawan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau