Honda New Blade yang Kian Sporty

Kompas.com - 01/08/2011, 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada yang menarik dari New Honda Blade ketika Kompas.com mengikuti acara test ride di halaman kolam renang Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (28/7) lalu yang digelar siang hingga sore, setelah paginya diluncurkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) di Jakarta Convention Center (JCC), tak jauh dari lokasi tes. Ciri khas Blade pada desain lampu utama yang bersanding dengan sein dan letaknya di bawah, pada bebek baru ini mereka terpisah.

Posisi lampu utama naik ke atas (di setang), sedang lampu seinnya lebih panjang beraksen futuristik dan dilengkapi inner lens sehingga cahaya lebih jelas dan mudah terlihat. Kalau dipandang dari depan, kesan sportnya begitu kuat dipadu sudut lancip dan lekukan (lebih ke atas) yang tajam pada tameng, mengesankan bebek bermesin 110 cc ini memiliki performa yang galak.

Bagian lain yang mendukung kesan sport, paling nyata tampak pada desain knalpot model supersport. Mufflernya pun baru plus ada pelindung panas berlapis krom.

Asyiknya, ketika digeber suara yang dihasilkan lebih garing dari model sebelumnya. Begitu juga saat gas ditutup, raungannya lebih nyaring. Tipikal suara seperti ini sangat disukai anak muda yang menyukai balap.

Dibuat ngebut pun, Blade tidak mengkhawatirkan pengendaranya. Bahkan berani melakukan titik pengereman lebih dekat sebelum menikung karena rem belakangnya dilengkapi sistem cakram. Tentu lebih pakem dibanding model teromol. Sedang rem depan juga cakram, sehingga memperkuat tampilan sport.

Saat menikung, usah takut motor tergelincir akibat pijakan kaki menyentuh aspal. Pada Blade baru, pijakan kaki dirancang fleksibel seperti pada motor sport. Selain itu, model lampu belakang juga baru dipadu dengan pegangan belakang yang fungsionil.

Ketika kompas.com menjajal di lintasan yang dirancang untuk merasakan handling dan akselerasi, memang performa sedikit lebih galak dibanding model sebelumnya. Padahal, mesin masih sama dengan model sebelumnya 110 cc, SOHC 4 Tak. Hanya jantung pacu yang baru ini telah disempurnakan dengan teknologi HIVC (Honda Variable Ignition Control Technology). Kelebihannya, proses pengapian lebih efisien, tarikan lebih bertenaga dan diklaim tetap hemat bahan bakar.

Untuk akselerasi, tenaga mesin seperti ada jedah sedikit ketika grip gas dibetot dari awal. Tapi, saat putaran mesin sudah berada di atas 1.700 rpm, butuh tenaga seketika pun langsung didapat.

Secara keseluruhan, tampilan New Honda Blade cukup baik. Sayangnya, model "kick starter" tak beda dengan bebek-bebek lama dan tidak dilapisi dengan karet. Satu lagi, pegangan kaca spion, seharusnya lebih sporty, sehingga melengkapi kesempurnaan tampilan sportnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau