JAYAPURA, KOMPAS.com -- Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) tidak bertanggung jawab atas penyerangan di Nafri, Abepura, Papua.
Menurut Panglima TPN-OPM wilayah Mamta Lambert Peukikir, anggota TPN-OPM telah diperintahkan untuk menurunkan senjata demi memberi dukungan moral kepada rencana International Lawyer for West Papua (ILWP) yang mengadakan konferensi pada Selasa (2/8/2011) di London.
"Sampai saat ini kami tidak mengetahui siapa yang menyerang di Nafri," kata Lambert Peukikir.
Ketua Sinode Gereja Baptis di Papua Pendeta Dumma Socrates Sofyan Yoman mengatakan, penyerangan yang biadab di Nafri bukanlah cara-cara yang digunakan oleh TPN-OPM atau masyarakat Papua. "Itu bukan OPM yang sesungguhnya," ujar Socrates.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang