KOMPAS.com — AS sudah mengambil pilihan soal pengurangan defisit anggarannya demi terhindar dari kondisi gagal bayar. Lantaran hal itulah, pasar saham Eropa dan Asia bergerak naik.
Sebagaimana warta AP dan AFP, Senin (1/8/2011), Indeks FTSE 100 London naik lebih dari 1 persen dan CAC Paris naik 1,2 persen. Sebelumnya Nikkei Tokyo menutup perdagangan dengan kenaikan 1,3 persen.
Pada bagian lain, dollar AS tetap kuat. Sementara terjadi kenaikan harga minyak mentah.
Para investor optimistis AS mampu meningkatkan batas utang dan membayar tagihan. Kesepakatan ini masih memerlukan persetujuan Kongres yang akan melakukan pemungutan suara pada Senin ini. "Kawasan merasa sangat lega," kata PK Basu dari Daiwa Capital Markets.
Sebelumnya, pasar saham Asia dan tempat-tempat lain bergejolak dalam beberapa bulan terakhir karena kesepakatan antara kelompok Demokrat dan Republik sepertinya tidak akan tercapai sebelum batas waktu 2 Agustus.
Sekarang para pengamat mengatakan, suasana positif dapat berlanjut dalam beberapa hari ke depan. "Keadaan permulaan minggu kemungkinan akan ditentukan berita ini," kata Basu.