Kiat Padu Padan Kerudung

Kompas.com - 02/08/2011, 09:45 WIB

KOMPAS.com - Tampil berbusana muslim kini makin gaya, tentunya dengan tetap patuh pada pakemnya. Termasuk dalam mengenakan kerudung. Anda bisa bebas bergaya dengan kerudung aneka warna, padu padan inner (kerudung bagian dalam) dengan kerudung luar. Tak ada batasan untuk berkreasi dengan kerudung Anda. Namun ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar penampilan busana muslim tak berkesan berlebihan.

Aju Isni Karim, pengajar dan konsultan gaya personal busana muslim mengatakan padu padan warna kerudung bebas saja, namun ada sejumlah hal yang perlu disesuaikan. Padu padan warna kerudung, lanjutnya, sebaiknya disesuaikan dengan pilihan bahan kerudung, komposisi warna, dan bentuk tubuh.

"Pilihan bahan memengaruhi penampilan berkerudung. Padu padan warna kerudung bisa kontrak, tak ada batas, namun sebaiknya tetap bertanggungjawab, artinya penampilan tak berlebihan. Sebenarnya memakai jilbab bisa mengoreksi bentuk wajah. Asalkan mengerti cara pakainya, dan tahu celah kekurangan dan kelebihan pada wajah dan tubuh," jelas Isni kepada Kompas Female saat ditemui di gerai label kerudung Square Atelier di Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurut Isni, banyak perempuan yang menganggap jilbab membuat posturnya terlihat lebih gemuk. Keluhan lain yang juga banyak dijumpai di antaranya, gaya kerudung yang dikenakannya tak sesuai dengan kepribadiannya yang cenderung sporty atau kasual misalnya.

"Cara mengenakan jilbab membuat seseorang merasa tidak menjadi dirinya, karena biasanya memberikan kesan feminin. Sementara ada orang yang merasa lebih nyaman tampil dengan gaya kasual atau sporty. Sebenarnya, kerudung dan busana muslim bisa diaplikasikan dengan ragam tipe kepribadian. Busana muslim bisa tetap gaya, sesuai syariat, dan nyaman dikenakan sesuai karakter yang berbeda pada setiap orang," ungkap Isni yang juga menyediakan jasa konsultasi gaya busana muslim personal di Square Atelier.

Banyak cara mengenakan jilbab, kata Isni. Sayangnya, banyak juga perempuan yang menyukai dan membeli model jilbab atau kerudung yang menurutnya unik. Namun meraka tak tahu cara memakainya, atau tak mengerti bagaimana tampil tetap gaya dengan kerudung. Kuncinya, lanjut Isni, memahami cara mengenakan kerudung dan busana muslim sesuai gaya personal yang berbeda pada setiap orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau