Pra-piala dunia 2014

Bahrain Gelar Latihan di Dubai

Kompas.com - 02/08/2011, 11:11 WIB

MANAMA, KOMPAS.com -  Menjelang kualifikasi Piala Dunia 2014, pemain Indonesia bakal digenjot latihan di Cilegon, Banten, termasuk di pantai kawasan tersebut. Para pemain Bahrain juga tak mau kalah. Mereka bakal melahap latihan di kawasan wisata Dubai, Uni Emirat Arab. Tim asuhan Pelatih Peter John Taylor itu direncanakan berlatih di kota pinggir Teluk Persia selama sepekan.

Kami akan menggelar pemusatan latihan di Dubai selama sepekan dan meneruskan latihan di sana. Kami berharap bisa melakukan beberapa partai uji coba selama latihan itu, tetapi belum ada konfirmasinya, kata Taylor, pelatih asal Inggris, seperti dikutip media Bahrain, Gulf Daily News.

Taylor telah memanggil 31 pemain untuk ikut pemusatan latihan, termasuk para pemain yang memperkuat klub-klub luar negeri, seperti Abdullah Ismail Omar (Neuchatel Xamac, Swiss), Faouzi Aaish (Dubai Club, Uni Emirat Arab), Jaycee John (Al Kharitiyath, Qatar), Abdulla Fatai (Al Qadisiya, Arab Saudi), dan Mohammed Hussain (Umm Salal, Qatar).

Ia menampik anggapan media negerinya, yang menganggap timnya difavoritkan lolos ke putaran berikutnya. "Ini grup berat, semua tim-tim lawan kami adalah tim-tim yang bagus," ujarnya kepada media lokal, yang dikutip situs resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (www.the-afc.com). "Saya tidak tahu, bagaimana orang bisa memasukkan kami ke dalam tim-tim favorit.

"Hingga saat ini, rangking FIFA menempatkan Iran dan Qatar di atas kami. Saya juga mendapat masukan yang berlainan dari beberapa di sekitar tim. Sebagian bilang, ini grup mudah, tetapi sebagian lainnya mengatakan, grup ini bakal sangat sulit, sampai-sampai mereka pun tidak dapat menentukan apa yang bisa diperkirakan."

"Yang penting bagi kami saat ini, kami fokus dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami harus hormat pada semua lawan kami, dan mudah-mudahan kami bisa tampil bagus dan menampilkan permainan terbaik untuk lolos ke putaran berikutnya," lanjut Taylor.

Bahrain akan menjamu Qatar pada laga perdana Grup E, 2 September mendatang. Empat hari kemudian, mereka bertandang ke Jakarta untuk melawan Indonesia. Selain Bahrain, Qatar, dan Indonesia, Grup E juga dihuni tim favorit Iran. 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau