ENDE, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur, melakukan penyertaan modal dengan maskapai Transnusa sebesar Rp 10 miliar untuk masa 5 tahun (2011-2016).
Penandatanganan nota kesepahaman telah dilakukan antara Pemkab Ende dan TransNusa, Senin (1/8). Dalam kerja sama ini Pemkab Ende akan mendapatkan pemasukkan kas daerah dari bunga sebesar 0,75 persen atau Rp 75 juta per bulan.
"Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari bupati sebelumnya, hanya waktu itu penyertaan modal hanya Rp 3 miliar, dan tahun ini dinaikkan menjadi Rp 10 miliar," kata Bupati Ende Don Bosco M Wangge, Selasa (2/8), di Ende.
Secara terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Ende Yosef Ansar Rera mengatakan, dalam kerja sama ini juga dimaksud mengikat TransNusa menjamin penerbangan dari dan ke Ende untuk melayani masyarakat, juga adanya prioritas tempat duduk bagi pemkab dan DPRD Ende dalam menunjang kegiatan pemerintahan.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Ende Djamal Alhadad berpendapat, semestinya dari kerja sama ini ada jaminan harga tiket pesawat yang relatif murah.
"Harga tiket pesawat di wilayah NTT sangat mahal, untuk Ende-Kupang saja yang cuma 45 menit rata-rata lebih dari Rp 700 ribu. Pihak TransNusa jangan cuma mau ambil untung besar," kata Alhadad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang