Arab Bangun Gedung Tertinggi di Dunia

Kompas.com - 02/08/2011, 22:01 WIB

RIYADH, KOMPAS.com — Perlombaan membuat gedung tertinggi di dunia ternyata belum selesai. Seorang anggota keluarga kerajaan di Arab Saudi berambisi memecahkan rekor gedung tertinggi di dunia yang saat ini dipegang oleh Menara Burj Khalifa setinggi 828 meter di Dubai, Uni Emirat Arab.

Pangeran Alwaleed bin Talal, keponakan Raja Abdullah dari Arab Saudi, menandatangani kontrak senilai 4,6 miliar riyal (Rp 10,4 triliun) dengan perusahaan konstruksi Saudi Bin Laden Group di Riyadh, Selasa (2/8/2011), untuk membangun gedung tertinggi di dunia di kota Jeddah, yang terletak di pesisir Laut Merah. Gedung ini diharapkan selesai dalam lima tahun ke depan.

Alwaleed masih merahasiakan tinggi total gedung itu nantinya, dan hanya mengatakan bangunan baru itu akan memiliki tinggi lebih dari 1 kilometer. "Tingginya bukan 1.000 meter. Lebih dari itu, bisa lebih tinggi bermeter-meter.... Angka (pastinya) masih rahasia, hanya sedikit orang yang tahu," ungkap Alwaleed.

Menara tersebut akan menjadi pusat Kingdom City, kota baru yang dibangun sedikit di luar kota Jeddah dan akan dipenuhi bangunan pencakar langit sebagai usaha untuk mentransformasi Jeddah menjadi kota modern guna menandingi Dubai.

Bangunan tertinggi, yang akan didesain oleh biro arsitektur Adrian Smith + Gordon Gill dari AS, itu akan difungsikan untuk perkantoran, hotel, apartemen, dan kondominium mewah. Alwaleed mengatakan, gedung itu nantinya akan mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Arab Saudi adalah tempat yang tepat untuk investasi.

"Membangun menara ini di Jeddah mengirimkan pesan ekonomi dan finansial yang tak bisa diabaikan. Menara ini punya arti politik yang menyatakan kepada dunia bahwa kami, keluarga Saudi, (berani) berinvestasi di negara kami, di tengah segala peristiwa, gejolak, dan bahkan revolusi, yang terjadi di sekitar kami," tandas Alwaleed. (Reuters/DHF)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau