Jakarta, Kompas
”Kami masih ingin melihat perkembangan kesehatan, stamina, dan penampilannya secara keseluruhan. Ya, dia juga masih kami daftarkan di SEA Games bersama Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, dan Taufik Hidayat. Mudah-mudahan dia bisa menunjukkan kemajuan,” kata Sekjen PBSI Yacob Rusdianto di Jakarta, Selasa (2/8).
Yacob menambahkan, masa depan Sony sepenuhnya bergantung pada pemain itu sendiri. PBSI, kata Yacob, juga sudah mendorong setiap pemain di pelatnas untuk bisa menunjukkan performa terbaiknya.
Sony mengalami penurunan prestasi sejak menjuarai turnamen Super Series Singapura Terbuka tahun lalu. Cedera pinggang dan punggung diklaim sebagai faktor utama penyebab merosotnya permainan pemain berusia 27 tahun ini.
Terakhir, Sony secara menyakitkan kandas di babak kualifikasi turnamen Premier Super Series Indonesia Open 2011 pada akhir Juni lalu.
Ketika itu, Sony mengatakan cederanya sudah mulai pulih kendati permainannya masih belum mencapai performa terbaiknya. Sony juga menyatakan masih belum mau menyerah dan bertekad tampil di Olimpiade 2012 di London.
Pelatih kepala sektor tunggal, Li Mao, juga menyebut Sony masih punya potensi untuk bangkit. Pelatih asal China itu menilai, jika Sony bisa memulihkan kondisi fisiknya, bukan mustahil dia bisa bangkit.
Dua tahun lalu, Sony juga menjadi tulang punggung tim ”Merah Putih” pada SEA Games XXV yang diselenggarakan di Laos. Ketika itu, Sony menyumbang medali perak setelah di partai final dikalahkan rekannya di pelatnas Cipayung, Simon Santoso. Tahun lalu, Sony juga tampil di Asian Games, tetapi kandas di babak awal.
Untuk SEA Games mendatang, PBSI akan mendaftarkan 20 pemain atau kuota maksimal yang telah ditentukan. Dua puluh pemain itu terdiri dari 10 pemain putra dan 10 pemain putri. Menurut Yacob, kepastian nama-nama pemain baru akan diumumkan seusai kejuaraan dunia yang berlangsung di London pada 8-14 Agustus 2011.
”Sebagian besar pemain yang dipilih adalah mereka yang tampil di kejuaraan dunia. Kami akan menurunkan semua pemain terbaik yang kita punya, baik di pelatnas maupun yang ada di luar pelatnas,” kata Yacob.
Dengan materi pemain seperti itu, PBSI menargetkan meraih empat medali emas. Cabang olahraga bulu tangkis menyediakan tujuh medali emas.
Peluang PBSI mencapai target cukup besar karena pesaing utama Indonesia, yakni Malaysia, sudah memutuskan tidak menurunkan Lee Chong Wei dan pasangan Koo Kean Kiet/Tan Boon Heong.