Ramadhan 2011

Jualan di Benhil Bisa Untung Rp 600.000

Kompas.com - 03/08/2011, 11:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap datang bulan Ramadhan sejak 1990-an di kawasan Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, selalu terdapat 'pasar dadakan'. Namanya Bazar Ramadhan Benhil. Seberapa menguntungkankah?

"Di awal Ramadhan pengunjung yang datang tidak terlalu ramai, namun hampir semua kue terjual habis karena semua kue-kue di sini disukai pengunjung. Dari hasil penjualan kue-kue ini saya bisa meraih keuntungan sebesar Rp 500.000 sampai Rp 600.000 per hari," ujar Ruli (34) kepada Kompas.com, Selasa (2/8/2011).

Ruli adalah pedagang musiman di Bazar Ramadhan Benhil. Dia menjual berbagai makanan untuk buka puasa, seperti lemang, kolak, tapai, kue bugis, ketupat ketan, pacar cina, biji salak, dan kue pepe.

"Saya tinggal di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sudah empat tahun berjualan di Bazar Ramadhan Benhil. Memang suatu keberuntungan bisa berjualan di sini karena peminatnya banyak," katanya.

Selain itu, Ruli mengaku sudah langganan berjualan Benhil sejak tahun pertama dia berjualan.

"Awalnya saya memang warga Benhil, jadi Ketua Koordinasi Bazar Ramadhan di sini kenal dengan saya dan mengizinkan saya berjualan di Bazar Ramadhan Benhil ini," kata Ruli.

Hal senada dikatakan Mega (21), warga asli Benhil yang berjualan di Bazar Ramadhan Benhil sejak pertama bazaar ini diresmikan sekitar tahun 1990-an. Mega menjual ikan asem manis, cumi balado, ayam cabe ijo, tumis daun papaya, krecek, sambal gudeg, ikan pindang, tongkol rica-rica, semur daging, jengkol balado, ati ampela hingga telur balado.

"Semuanya dimasak sendiri oleh ibu saya, saya hanya bantu-bantu ibu berjualan di sini," ujar Mega.

Selain berjualan di Benhil, Mega juga berjualan nasi uduk di rumahnya. "Ibu saya jualan lauk-pauk di kantin salah satu Bank di Benhil. Di bazaar ini saya mempersiapkan semuanya dari pukul 11.000 dan tutup sampai pukul 19.00," katanya.

Hidayat, Ketua Penyelenggara Bazar Ramadhan Benhil kepada Kompas.com mengatakan, untuk dapat berjualan di Bazar Ramadhan, para pedagang ada yang menyewa lapak untuk menaruh barang dagangan mereka. Kebanyakan dari mereka memang asli warga Benhil yang memiliki kartu tanda pengenal.

Para pedagang Bazar Ramadhan Benhil ditempatkan di tepi jalan sepanjang pasar Benhil hanya dengan sebuah tenda yang terdiri dari 100 orang pedagang. Harga makanan yang ditawarkan penjual di Bazar Ramadhan Benhil mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 30.000, sedangkan untuk minuman harga berkisar Rp 1.000 hingga Rp 10.000.

Bazar Ramadhan Benhil tidak hanya menjadi tempat untuk mencari menu berbuka puasa bagi warga Jakarta, selain itu Bazar Ramadhan Benhil bisa meningkatkan prekonomian bagi warga Jakarta, khususnya Benhil.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau