Transportasi

Gara-gara "Tripod Barrier", Kopaja AC Ditunda

Kompas.com - 03/08/2011, 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bus Kopaja AC yang rencananya akan diluncurkan pada Rabu (3/8/2011) ini ternyata ditunda. Hal tersebut terkait dengan masalah teknis pada bus yang hendak diluncurkan.

"Jadi, bus ternyata belum sepenuhnya siap setelah dilakukan pengecekan," ujar Ketua Umum Kopaja Nanang Basuki ketika dihubungi wartawan, Rabu ini.

Penundaan peluncuran Kopaja AC juga terjadi lantaran mempertimbangkan keamanan penumpang. Jika dipaksakan tetap dijalankan hari ini, maka ditakutkan akan mengorbankan keselamatan penumpang.

"Masalahnya terletak di tripod barrier yang ada di pintu belakang. Rencananya kan pintu depan digunakan untuk masuk dan pintu belakang digunakan untuk keluar," ungkap Nanang.

Jika tripod barrier atau semacam besi penghalang yang berada di pintu belakang tidak berfungsi dengan baik, maka terpaksa penumpang harus turun naik dari satu pintu. Itu tidak sesuai dengan rencana awal.

"Kalau dipaksakan di satu pintu, nanti malah berjubel penumpangnya," tutur Nanang.

Ketika ditanya terkait dengan administrasi surat-surat bus yang akan beroperasi hari ini, dia mengatakan tidak ada masalah dan semua sudah beres. Oleh karena itu, dia berharap, Senin (8/8/2011), ke-20 bus ini dapat benar-benar beroperasi.

Sebelumnya diberitakan, Kopaja AC trayek S-13 dengan rute Slipi-Ragunan dijadwalkan beroperasi pada tanggal 3 Agustus 2011. Namun, semalam, melalui Blackberry Messenger, Nanang Basuki mengatakan bahwa peluncuran ke-20 bus tersebut ditunda hingga tanggal 8 Agustus 2011 karena persoalan teknis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau