Infrastruktur

Terowongan di Bendungan Jatigede Selesai

Kompas.com - 03/08/2011, 15:34 WIB

SUMEDANG, KOMPAS.com - Proyek pembangunan bendungan Jatigede di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus dikerjakan. Sebagai bagian pembangunan tersebut, telah diselesaikan pembangunan terowongan pengelak aliran Sungai Cimanuk.

Peresemian pemanfaatan terowongan tersebut dilakukan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, di proyek bendunhan Jatigede, Rabu (3/8/2011). Hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Sumedang Don Murdono.

Pembangunan terowongan pengelak dengan panjang 550 meter dan diameter 10 meter dimulai Oktober 2008. Joko Kirmanto mengatakan bahwa pengalihan aliran sungai Cimanuk ke saluran pengelak menjadi bagian penting untuk melanjutkan pembangunan bendungan utama. "Tanpa adanya terowongan ini pembangunan lain dari bendungan tidak bisa dilakukan," tambahnya.

Bendungan Jatigade dibangun dengan tipe timbunan batu inti tegak dengan tinggi bendungan 110 meter dan volume timbunan 6,7 juta meter kubik.

Waduk ini nantinya akan memiliki kapasitas air sebesar 980 juta meter kubik atau hampir 1 miliar meter kubik. Akan menjadi bendungan terbesar kedua setelah bendungan Jatiluhur 2,5 juta miliar kubik.

Bendungan Jatigede akan dapat mengairi 90 ribu hektar areal pertanian, penyediaan air bersih, pembangkit listrik tenaga air, dan pariwisata. Selain itu keberadaan bendunhan ini juga mendukung penyediaan air baku untuk industri. (Heru Sri Kumoro)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau