JAYAPURA, KOMPAS.com - Panglima Kodam XVII Cendrawasih Mayjen Erfi Triassunu menduga, pelaku penyerangan dan penembakan di Puncak Jaya berasal dari kelompok sipil bersenjata. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok.
Dari analisis beberapa kejadian penyerangan, diperkirakan satu kelompok beranggotakan 15 orang dengan kekuatan enam pucuk senjata api. Menurut Erfi Triassunu, ketika terjadi penyerangan, tembakan berasal dari beberapa titik berbeda.
Kelompok-kelompok itu menurutnya sangat mengenal medan. Dalam catatan Kompas, telah terjadi beberapa penyerangan bersenjata dalam beberapa bulan terakhir di kawasan Puncak Jaya antara lain penembakan terhadap seorang anggota Kopassus di Pasar Ilu.
Lalu penyerangan dan perampasan senjata milik seorang anggota KP3 Udara di Bandara Mulia, penyerangan terhadap patrol TNI Angkatan Darat yang hendak mengambil logistik, dan terakhir penembakan pos TNI dan helikopter milik Penerbad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang