New Party to Nominate Sri Mulyani for President

Kompas.com - 03/08/2011, 20:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - A new political party has announced its plan to nominate former finance minister Sri Mulyani Indrawati for president in 2014. The Serikat Rakyat Independen (SRI-Independent United People) Party officially registered itself with the ministry of law and human rights here on Wednesday.

"We are grateful we have entered the legal process. This is not an easy job as tight requirements needed to be met," the general chairman of the party’s national executive board, D Taufan, said. He claimed the party already had supporters from all community layers and it would continue to popularize its presence.

"We have already set up chapters in all 33 provinces in the country. What still needs to be improved are executive boards at sub-district and village levels."

Taufan, who is a former student and human rights activist, admitted that Sri Mulyani is the central figure that has been made a role model in the party established in May 2011.

He said the former minister had an impressive track record. "I think Sri Mulyani is the best for Indonesia’s political future. She is a general standard and has been successful in conducting bureaucratic reform in the finance ministry."

He stated support for the party and Sri Mulyani was very strong especially in the regions. "The networks that have been formed emerged not because of the party but because of public admiration for Sri Mulyani."

"The aspirations for the establishment of the party come from below. We do not know if she (Sri Mulyani) has agreed or not about the party. In case of any rejection the establishment will certainly be rejected," he said.

Regarding alleged involvement of Sri Mulyani in the Century Bank bailout case he said he believed Sri Mulyani was not wrong and it did not affect public support for her.

"The allegation is a partisan one so that it cannot be used as a reference," he said. He hoped the party would later pass the parliamentary threshold.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau