Kpk

Komite Etik Gelar Rapat Perdana

Kompas.com - 04/08/2011, 09:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar rapat perdana di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (4/8/2011). Rapat tersebut akan membahas rencana kerja Komite Etik sekaligus inventarisasi masalah. Rapat belum akan membahas siapa-siapa saja yang akan dimintai keterangan dalam membuktikan dugaan pelanggaran etika yang diduga dilakukan unsur pimpinan KPK.

Demikian yang disampaikan anggota Komite Etik, Said Zainal Abidin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/8/2011). Setelah rapat hari ini, lanjut Said, barulah Komite Etik menentukan jadwal pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Rapat tersebut rencananya akan digelar pukul 11.00 dan dihadiri semua anggota Komite Etik.

"Diharapkan hadir semua. (Semua anggota) sudah konfirmasi (untuk hadir)," ujar Said.

Komite Etik dibentuk untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik yang mungkin dilakukan unsur pimpinan KPK menindaklanjuti tudingan M Nazaruddin, tersangka kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games.

Dari tempat persembunyiannya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu menuding Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah dan M Jasin merekayasa kasusnya. Chanda dan Jasin akan menjadi pihak yang dimintai keterangan oleh Komite.

Anggota Komite Etik terdiri dari unsur pimpinan KPK, unsur penasihat KPK, dan unsur eksternal. Mereka adalah Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto sebagai perwakilan unsur pimpinan, Abdulah Hehamahua dan Said Zainal Abidin sebagai perwakilan unsur penasihat.

Sementara, empat orang perwakilan unsur eksternal yakni mantan pimpinan KPK Sarajudin Rosul, dan Guru Besar Universitas Indonesia Marjono Rekso Diputro, Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif, serta praktisi hukum Universitas Indonesia Nono Anwar Makarim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau