KENDARI, KOMPAS.com - Provinsi Sulawesi Tenggara mengaku siap menuju nol pertumbuhan (zero growth) pegawai negeri sipil. Hal itu demi mengurangi beban negara dalam pembiayaan pegawai.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sultra Tony Herbiansyah mengatakan, pihaknya siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang mewacanakan melakukan moratorium penerimaan PNS. Saat ini jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra mencapai 9.170 orang di luar 2.000 tenaga honorer.
"Sebenarnya, jika dibilang cukup, ya kurang. Tapi dibilang kurang, ya cukup," kata Tony, Kamis (4/8/2011) di Kendari.
Tony menjelaskan, untuk beberapa posisi, jumlah PNS memang ada yang telah melebihi kebutuhan. Namun, untuk posisi lain, jumlah PNS kurang. "Di antara yang kurang misalnya tenaga dokter," ujarnya.
Lebih jauh, jika kebijakan moratorium itu diterapkan, Tony mengatakan pihaknya siap mengikuti. Hanya saja, kebutuhan pegawai baru tentu tak terelakkan mengingat akan ada ratusan pegawai yang pensiun setiap tahun dan perlu pengganti.
"Setiap tahun ada sekitar 200 PNS yang pensiun. Jika memang akan diterapkan moratorium, kami berharap penerimaan pegawai untuk mengganti jumlah yang pensiun tetap diperbolehkan," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang