JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Persatuan Pembangunan tidak merasa terancam dengan lahirnya Partai Serikat Rakyat Independen (SRI). Pasalnya, segmen Partai SRI berbeda dengan segmen PPP.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/8/2011). "Kalau melihat para pendiri dan pengurusnya, tentu saja akan tahu siapa yang di belakangnya. Artinya, segmentasinya tidak bersinggungan dengan PPP," katanya.
Segmen PPP mayoritas adalah komunitas Muslim, sedangkan Partai SRI, lanjut Romahurmuziy, punya segmen kalangan nasionalis sekuler.
Selain itu, Partai SRI juga tidak memiliki basis massa yang jelas. Partai tersebut didirikan oleh kumpulan aktivis, akademisi, serta kalangan profesional lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang