Kasus surat palsu

Panja Akan Berikan Rekomendasi ke Polri

Kompas.com - 06/08/2011, 12:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Panja Mafia Pemilu telah memanggil semua saksi dan satu tersangka ke dalam rapat dengar pendapat untuk kasus dugaan pemalsuan dan penggelapan surat Mahkamah Konstitusi (MK). Ditanya hasil akhir dari Panja, menurut Budiman Sudjatmiko, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada kepolisian, setelah hasil akhir ditemukan.

"Kami akan kasih rekomendasinya ke Polri juga. Tapi belum kami putuskan format pastinya untuk rekomendasi hasilnya. Ini diberikan untuk membantu mereka," ujar Budiman saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (6/8/2011).

Menurut anggota Panja lainnya, Abdul Malik Haramain, rekomendasi akan diberikan setelah mereka melakukan konfrontasi terhadap semua saksi. Rencananya, pemanggilan semua saksi akan dilaksanakan usai masa reses DPR RI nanti.

"Kami akan panggil lagi pihak-pihak terkait untuk konfrontasi satu sama lain, termasuk memanggil Rara, pacar Hasan dan Bambang (asisten Dewi Yasin Limpo), karena posisi dan peran kedua orang ini penting juga," kata Malik.

Rekomendasi panja, tutur Malik, juga akan diberikan Mahkamah Konstitusi dan Komisi Pemilihan Umum untuk koreksi dan perbaikan kedua lembaga tersebut ke depannya.

"Ya, salah satunya pasti ke polisi, disamping ke beberapa institusi lainnya seperti MK dan KPU," ujar Malik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Panja dan kepolisian sama-sama tengah mengulik kasus yang melibatkan dua lembaga besar tersebut. Dari kepolisian, penyidik sudah melakukan berbagai langkah penyidikan seperti memeriksa saksi dari MK dan KPU, melakukan rekonstruksi di beberapa lokasi, mengonfrontasi para saksi dan tersangka, menyita berbagai barang bukti, dan langkah lain.

Baru satu tersangka yang ditetapkan yaitu, mantan juru panggil MK, Masyhuri Hasan. Sedangkan beberapa nama yang disebut-sebut terlibat dalam Panja Mafia Pemilu di DPR seperti Nurpati, Zainal Arifin (mantan panitera MK), dan Arsyad Sanusi (mantan hakim MK) telah membantah terlibat dalam kasus itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau