Pilkada jakarta

Berminat Jadi Panwas Pemilu DKI?

Kompas.com - 08/08/2011, 09:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak banyak warga DKI Jakarta yang berminat menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta. Hal itulah yang menjadikan tim seleksi Panwaslu memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran sampai 11 Agustus.

Menurut anggota tim seleksi, Titi Anggraini, Senin (8/8/2011), semula pendaftaran dibuka 25 Juli-3 Agustus 2011. Namun, selama itu, hanya sekitar 30 orang yang mendaftar. Itu pun banyak yang tidak memenuhi persyaratan administratif.

"Mungkin sosialisasi kurang masif jadi penyebab sepinya minat mendaftar," kata Titi yang menyebut tim seleksi menargetkan setidaknya 50 pendaftar dengan perpanjangan ini.

Periode perpanjangan pendaftaran dibuka 3-11 Agustus 2011 pada hari kerja pukul 08.00-15.00. Pendafataran melalui pos dapat diterima paling lambat 11 Agustus (cap pos).

Peminat dapat mengajukan lamaran kepada Tim Seleksi Calon Anggota Panwaslu DKI Jakarta yang beralamat di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin Nomor 14, Jakarta. Lamaran disertai berkas pendukung yang bisa diunduh melalui situs web www.bawaslu.go.id.

Seleksi dimulai dari seleksi administrasi, dilanjutkan dengan tes tertulis. Yang lolos akan menjalani tes wawancara dan uji publik. Hasil akhirnya, tim seleksi akan menyerahkan enam nama ke Bawaslu untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Selanjutnya, tiga nama akan ditetapkan sebagai anggota Panwaslu Provinsi DKI Jakarta. Informasi lebih detail sehubungan dengan seleksi dapat diperoleh dengan menghubungi staf tim seleksi, Arini, di telepon 082112263777 atau 021-3914922/3915236. Siapa berminat?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau