Pasar modal

Lagi, IHSG Terseret Bursa Regional

Kompas.com - 08/08/2011, 10:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com-Pelemahan sejumlah indeks utama di bursa regional, Senin (8/8/2011) ini, langsung menekan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG). Pada pukul 09.40 tadi, IHSG turun 119,61 poin (sekitar 3,05 persen) di level 3.802,03. Saat dibuka, IHSG telah melemah di level 3.920,54.

Pelemahan telah terjadi di bursa Asia bebeberapa saat sebelumnya. Pasar saham di Tokyo melemah 1,4 persen atau 130,21 poin menjadi 9.169,67. Sementara Seoul turun 1,4 persen juga, atau melemah 27,18 poin menjadi 1.916. Pasar saham di Australia melemah 1,8 persen. Sementara harga minyak mentah turun.

Kontrak berjangka utama di bursa berjangka New York, light sweet pengiriman September turun 2,84 dollar AS per barrel menjadi 84,4 dollar AS per barrel. Kontrak Brent North Sea untuk pengiriman Sep tember juga turun 2,48 dollar AS menjadi 106,89 dollar AS per barrel.

Senin ini menjadi kesempatan pertama para investor untuk memulai kesempatan pascapenurunan peringkat utang Amerika Serikat (AS). Isu lain yang tidak kalah besar yang membayangi para investor adalah kasus penyelesaian utang dan ancaman pelemahan ekonomi di dataran Eropa.

Penurunan peringkat utang AS mungkin tidak terlalu pengaruhnya bagi penurunan bunga, tapi masalahnya kekhawatiran telah melanda seluruh pasar.

Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada menyatakan hari ini IHSG diperkirakan bakal berada pada level support 3.716-3.819 dan resistance 4.072-4.222. Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk mulai kembali mengakumulasi saham-saham pilihan. Asing pun diperkirakan juga mulai masuk untuk ambil harga saham di bawah, kata Reza .

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau