JAKARTA, KOMPAS.com-Pelemahan sejumlah indeks utama di bursa regional, Senin (8/8/2011) ini, langsung menekan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG). Pada pukul 09.40 tadi, IHSG turun 119,61 poin (sekitar 3,05 persen) di level 3.802,03. Saat dibuka, IHSG telah melemah di level 3.920,54.
Pelemahan telah terjadi di bursa Asia bebeberapa saat sebelumnya. Pasar saham di Tokyo melemah 1,4 persen atau 130,21 poin menjadi 9.169,67. Sementara Seoul turun 1,4 persen juga, atau melemah 27,18 poin menjadi 1.916. Pasar saham di Australia melemah 1,8 persen. Sementara harga minyak mentah turun.
Kontrak berjangka utama di bursa berjangka New York, light sweet pengiriman September turun 2,84 dollar AS per barrel menjadi 84,4 dollar AS per barrel. Kontrak Brent North Sea untuk pengiriman Sep tember juga turun 2,48 dollar AS menjadi 106,89 dollar AS per barrel.
Senin ini menjadi kesempatan pertama para investor untuk memulai kesempatan pascapenurunan peringkat utang Amerika Serikat (AS). Isu lain yang tidak kalah besar yang membayangi para investor adalah kasus penyelesaian utang dan ancaman pelemahan ekonomi di dataran Eropa.
Penurunan peringkat utang AS mungkin tidak terlalu pengaruhnya bagi penurunan bunga, tapi masalahnya kekhawatiran telah melanda seluruh pasar.
Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada menyatakan hari ini IHSG diperkirakan bakal berada pada level support 3.716-3.819 dan resistance 4.072-4.222. Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk mulai kembali mengakumulasi saham-saham pilihan. Asing pun diperkirakan juga mulai masuk untuk ambil harga saham di bawah, kata Reza .
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang