KENDARI, KOMPAS.com - Penyelenggaraan pasar murah oleh Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mendapat sambutan antusias warga, Senin (8/8/2011). Salah satu komoditas yang diserbu warga yakni penjualan minyak tanah murah Rp 3.000 per liter.
Pasar murah itu diselenggarakan di Kantor Kecamatan Poasia. Sejak pagi ratusan warga sudah berebut antrean dengan menyusun jeriken-jeriken mereka secara memanjang, di depan truk minyak tanah Pertamina. Panjang rangkaian jeriken minyak tanah yang saling dijalin dengan tali itu mencapai sekitar 100 meter.
Antusiasme warga sangat tinggi mengingat harga jual minyak tanah yang ditawarkan jauh di bawah harga pasaran yang mencapai Rp 4.000-Rp 6.000 per liter.
"Tentu sangat terbantu karena bisa hemat Rp 1.000-Rp 3.000 per liter. Itupun kalau ada (barangnya), karena biasanya sering langka juga," kata Ny Dian (35), warga Poasia yang turut antre minyak tanah.
Dalam pasar murah itu, warga bisa membeli hingga maksimal 10 liter per orang. Pertamina menurunkan satu truk berkapasitas 5.000 liter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang