Nazarudin ditangkap

Rosa Bilang Bagus Dong

Kompas.com - 08/08/2011, 15:56 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com- Mantan Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang enggan berkomentar banyak soal tertangkapnya M Nazaruddin, mantan atasan Rosa di PT Anak Negeri. Tersangka kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games itu hanya bersyukur dengan ditangkapnya Nazaruddin.

"Puji Tuhan," katanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (8/8/2011).

Nazaruddin juga menjadi tersangka dalam kasus itu. Rosa yang kini menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor pernah meminta agar mantan atasannya itu dihadirkan di persidangan.Hal itu disampaikan Rosa dalam eksepsi atau nota keberatannya beberapa waktu lalu.

Menurut pihak Rosa, tidak masuk akal jika Rosa didakwa bersama-sama Manajer Pemasaran PT DGI Mohamad El Idris dan Direktur Utama PT GDI Dudung Purwadi menyuap M Nazaruddin yang adalah atasannya sendiri.

Seperti diketahui, ketiganya didakwa bersama-sama menyuap M Nazaruddin dan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam. Diduga, suap bertujuan memenangkan PT DGI sebagai pelaksana proyek pembangunan wisma atlet SEA Games.

Selama ini, Rosa mengaku hanya diperintahkan M Nazaruddin untuk mengawal pemenangan PT DGI. Atas perintah Nazaruddin, Rosa memperkenalkan Wafid dengan PT DGI. Atas dasar itulah, Rosa mensyukuri tertangkapnya Nazaruddin. "Wah bagus dong. Biar bukan saya saja yang kena," tambah Rosa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto menyatakan bahwa Polri, KPK, dan institusi terkait berhasil menangkap Nazaruddin yang buron sejak 23 Mei itu di Cartagena, Kolombia, pada Minggu (7/8/2011) malam. Mantan anggota DPR yang juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu berada di Kolombia dengan menggunakan paspor bernama M Syahruddin. Saat ditangkap, Nazaruddin diduga tengah berusaha keluar negara itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau