BlackBerry Nazaruddin Tidak Aktif

Kompas.com - 08/08/2011, 17:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan berita tertangkapnya Muhammad Nazaruddin, BlackBerry yang diduga milik mantan Bendaharta Umum Partai Demokrat dan belakangan digunakan untuk berkomunikasi dengan wartawan, juga tidak aktif. Nama display (display name) di BlackBerry itu juga berubah dari M. Nazar menjadi Din.

Pesan yang dikirim Kompas.com ke Nazaruddin pada Senin (8/8/2011) pagi, hingga Senin sore belum ada tanda telah diterima di BlackBerry-nya. Ini terlihat dari belum munculnya huruf "D" di pesan tersebut.

Dalam komunikasi sebelumnya, beberapa saat setelah pesan dikirim ke BlackBerry yang diduga milik Nazaruddin, biasanya segera muncul huruf "D". Tidak lama setelah itu, umumnya lalu ada huruf "R" yang menandakan pesan itu telah dibaca.

Meski hampir semua pesan diduga telah dibaca Nazaruddin, tidak semuanya dibalas. Bahkan, sekitar satu minggu terakhir amat jarang ada balasan terhadap pesan yang dikirimkan ke BlackBerry itu.

Pada hari ini, nama display di BlackBerry yang diduga milik Nazaruddin juga telah berubah dari M Nazar menjadi Din. Namun, status pesannya tidak berubah, yaitu: Lebih Baik Fitness ketimbang Fitnah

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto telah menyatakan, Nazaruddin telah ditangkap ketika diduga sedang berusaha keluar dari Kolombia. Saat itu, dia menggunakan paspor bernama M Syahruddin,

Menurut Djoko, penangkapan ini hasil kerja sama interpol, Polri, KPK, Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Luar Negeri. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau