JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Negara RI belum mengetahui di mana mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin membuat paspor palsu. Nama Nazaruddin dalam paspor palsu itu dicantumkan dengan nama Saparuddin.
Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam di Jakarta, Senin (8/8)/2011. "Nama dipalsukan. Namanya, Saparuddin," kata Anton.
Menurut Anton, sampai saat ini, Polri belum mengetahui negara tempat Nazaruddin membuat paspor palsu. Saat ini, tim mengupayakan bernegosiasi agar pihak kepolisian atau imigrasi Kolombia tidak memproses kasus pemalsuan paspor oleh Nazaruddin di Kolombia.
Dengan demikian, lanjut Anton, tim dari Polri dan Imigrasi dari Indonesia yang berada di Kolombia dapat segera memulangkan Nazaruddin ke Indonesia. "Kami upayakan agar Nazaruddin dapat langsung dideportasi," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang