Penertiban

Tiga Warga Korea Tak Terbukti Bawa Bom

Kompas.com - 09/08/2011, 03:36 WIB

Tangerang, Kompas - Tiga warga Korea yang akan bertolak ke Balikpapan, Kalimantan Timur, ditangkap petugas keamanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena diduga membawa alat peledak di Terminal Keberangkatan I B, Senin (8/8).

Setelah diperiksa Kepolisian Resor Metro Khusus Bandara dan menyerahkan bukti-bukti alat itu akan dipergunakan untuk kebutuhan perusahaan meledakkan batubara, mereka akhirnya dibebaskan.

Pada siang itu juga, Leeoeun Kyung dan Khan Jae Soon (lelaki) serta Won Jeong Yeon (perempuan) langsung melanjutkan perjalanan dari Jakarta ke Balikpapan.

”Detonator yang mereka bawa untuk sementara diamankan. Barang bukti ini bisa diambil perusahaan dengan syarat bisa menunjukkan dokumentasi bahwa kedatangan mereka untuk memberikan presentasi cara penggunaan alat peledak batubara ini,” kata Kepala Polrestro Khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta Komisaris Besar Reynhard Silitonga kepada Kompas, Senin (8/8).

Kepada wartawan, Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II Salahudin Rafi mengatakan, tiga warga Korea itu datang dari Bandara Nandara Incheon, Korea, menggunakan Korean Airlines KAL-627. Mereka tiba di Jakarta pada Minggu (7/8) malam.

Pada Senin pagi, ketiganya akan bertolak menuju Balikpapan dengan menggunakan Lion Air JT-760 pukul 06.15.

Saat melewati pendeteksi X-ray, petugas menemukan kejanggalan dari dalam tas bawaan mereka. Setelah dibuka, ditemukan sejumlah detonator, 10 jenis kabel pemicu beragam ukuran dan warna, serta 7 macam peledak bertanda high explosives. Sejauh pengamatan, umumnya peralatan itu terbuat dari bahan plastik.

Kepada petugas, kata Salahudin, mereka mengatakan bahwa barang itu bukanlah peledak sungguhan, tetapi hanya alat peraga yang akan dipakai untuk presentasi di sebuah perusahaan tambang di Balikpapan bernama PAMA.

”Saat petugas meminta agar menunjukkan undangan untuk memperagakan alat itu, mereka tidak bisa memenuhinya,” kata Salahudin. (PIN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau