Kependudukan

Ternyata Baru 5 Kelurahan Layani e-KTP

Kompas.com - 09/08/2011, 10:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lantaran jaringan masih bermasalah, baru lima kelurahan di Jakarta saja yang sudah melayani KTP elektronik atau e-KTP. Adapun lima kelurahan tersebut adalah Kelurahan Tomang, Kelurahan Cikoko, Kelurahan Mampang Prapatan, Kelurahan Rawabadak Selatan dan Kelurahan Menteng.

"Masalah jaringan jadi menghambat kelurahan-kelurahan yang sudah uji coba. Ada di Kelurahan Semper Timur dan Kelurahan Kebon Sirih," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, Purba Hutapea ketika dihubungi wartawan, Senin (8/8/2011).

Untuk peralatan e-KTP, semua 267 kelurahan sudah mendapatkannya tapi masih ada kelurahan yang alatnya belum lengkap. Contohnya, ada kelurahan yang kameranya belum datang atau semestinya menggunakan dua alat yang datang baru satu.

Terkait adanya permasalahan alat e-KTP yang terkendala di Bea Cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta, Purba mengaku tidak tahu menahu masalah tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan ranah pemerintah pusat yang dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri.

"Itu saya kurang tahu. Tetapi Konsorsium PNRI dan Kementerian Dalam Negeri menjanjikan setiap harinya bertambah kelurahan yang bisa melayani e-KTP," kata Purba.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, rencana Kementerian Dalam Negeri untuk melengkapi 10 kelurahan di DKI Jakarta pada Rabu (3/8/2011) dengan peralatan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ternyata masih terus tertunda. Kendala yang muncul adalah jaringan koneksi ke data pusat tidak berjalan baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau