KOMPAS.com - Lockout yang melanda kompetisi bola basket NBA tampaknya belum ada tanda-tanda bakal berakhir. Pasalnya, hasil pertemuan terakhir antara pemain dan pemilik klub berjalan sangat tidak kondusif.
Menurut analis NBA, David Aldridge, hal tersebut justru menimbulkan kebencian di antara kedua belah pihak. Apalagi para pemilik klub ingin menyesuaikan kembali gaji para pemain.
"Sebuah sumber yang berurusan dengan pemilik mengatakan pada saya, bahwa para pemilik klub sudah lelah membuat para pemain menjadi kaya."
"Lihat saja BRI (Basketball Related Income/ Pendapatan dari bermain basket) para pemain, mereka tidak akan bisa menghasilkan jumlah seperti sekarang jika infrastruktur di NBA tidak baik."
Hingga saat ini, lockout yang dimulai dari tanggal 1 Juli 2011 sudah berjalan selama 38 hari. Para pemain pun mulai bereaksi dengan menerima tawaran bermain di liga di luar NBA (Deron Williams-Besiktas) atau membela negaranya di kejuaraan Eropa (Dirk Nowitzki-Jerman).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang