38 Kandidat Puteri Daerah Berkompetisi di Jakarta

Kompas.com - 09/08/2011, 13:25 WIB

KOMPAS.com - Setelah terpilih puteri daerah dari tujuh provinsi, kini giliran provinsi DKI Jakarta yang mengikuti Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2011. Namun di Jakarta, kandidat PPI 2011 tak hanya berasal dari ibukota. Sejumlah daerah juga melakukan pemilihan puteri di Jakarta. Alhasil, seleksi PPI 2011 wilayah DKI Jakarta diikuti 38 peserta yang berkompetisi meraih gelar puteri dari 10 provinsi.

"Ada beberapa daerah lain yang juga melakukan pemilihan di Jakarta, bersamaan dengan seleksi PPI 2011 wilayah DKI Jakarta. Hal ini dilakukan lebih untuk mencari kandidat dengan standarisasi kualitas, terutama dari segi postur, tinggi minimal 170 cm. Penampilan penting untuk mencari kandidat Puteri Indonesia, selain juga kecerdasan yang bisa diasah nantinya," jelas Mega Angkasa, Manager Humas Yayasan Puteri Indonesia (YPI) kepada Kompas Female di sela PPI 2011 wilayah DKI Jakarta di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo, Jakarta, Selasa (9/8/2011).

PPI 2011 wilayah DKI Jakarta akan memilih Puteri Indonesia Daerah DKI Jakarta (enam finalis mewakili enam wilayah DKI Jakarta), selain juga memilih Puteri Indonesia Daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, dan Maluku.

Mega menjelaskan, meski dilakukan di Jakarta, pemilihan puteri daerah yang dibarengi dengan PPI 2011 wilayah DKI Jakarta memenuhi satu dari tiga syarat utama. Peserta berdomisili di daerah pemilihan yang diwakilinya, bersekolah di daerah pemilihan yang diwakilinya, dan memiliki darah keturunan dari daerah pemilihan yang diwakilinya.  

Sebanyak 38 perempuan usia 18-23 mewakili beberapa daerah antusias mengikuti tahapan penjurian. Enam juri dari PT Mustika Ratu Tbk dan YPI memilih calon puteri daerah untuk mengikuti karantina dan seleksi nasional September-Oktober mendatang.

Para juri di antaranya, pendiri Mustika Ratu, Mooryati Soedibyo, Presiden Direktur Mustika Ratu Putri Kuswisnuwardhani, serta dari YPI seperti Kusumadewi, Amir Husein, Arman S Tjitrosoebono, dan Ary Putranto.

Pada 15 Agustus mendatang, YPI mengumumkan pemenang dari 38 peserta ini, untuk mewakili masing-masing daerah pemilihan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau