Jelang gp republik ceko

Simoncelli Tak Ingin Terpuruk Lagi

Kompas.com - 09/08/2011, 22:23 WIB

KOMPAS.com - Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, tak ingin terus terpuruk dalam perjuangannya di ajang MotoGP musim 2011 ini. Setelah menuai hasil buruk pada paruh pertama, "Super Sic" mencanangkan target untuk bangkit pada putaran kedua yang dimulai di Brno, Republik Ceko, akhir pekan ini.

Memang, Simoncelli termasuk salah satu pebalap yang difavoritkan untuk meraih kemenangan pada musim 2011. Tetapi faktanya sangat bertolak belakang, karena si jabrik asal Italia ini justru lebih akrab dengan kontroversi, menyusul aksi nekatnya yang berujung pada kecelakaan.

Alhasil, dia terlibat insiden dengan beberapa pebalap yang sedang bertarung memperebutkan podium, di antaranya dengan pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, serta pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo. Kecelakaan-kecelakaan itu terjadi akibat gaya membalapnya yang terlampau agresif.

Padahal, mantan juara dunia kelas 250cc ini sempat memperlihatkan potensi yang sangat menjanjikan. Pebalap berusia 24 tahun tersebut berhasil meraih pole position di Spanyol dan Belanda, serta enam kali start dari barisan depan.

Namun saat balapan, Simoncelli belum bisa mengonversi semua pencapaiannya di kualifikasi (termasuk hasil gemilang di latihan bebas) itu menjadi hasil maksimal. Dari 10 seri yang sudah dilakoni, Simoncelli hanya tiga kali membawa RC212V tunggangannya finis di urutan lima--merupakan hasil terbaik.

Nah, inilah yang menjadi resolusi Simoncelli ketika mengawali putaran kedua di Brno. Dia berjanji untuk mempersembahkan hasil yang lebih baik lagi pada seri ke-11 akhir pekan ini.

"Saya pergi ke Brno untuk mencari hasil terbaik," ujar Simoncelli. "Kami harus fokus pada paruh kedua musim ini, dan mencoba untuk mencetak beberapa hasil positif.

"Sirkuit itu cocok dengan gaya membalapku, meskipun saya tidak meraih hasil bagus di sana pada tahun lalu di ajang MotoGP. Sebelumnya, saya pernah menang di sana ketika masih di kelas 250cc, dan saya juga berada di pole dan naik podium di kelas 125cc. Secara keseluruhan, saya suka trek itu dan semoga saya bisa meraih hasil bagus."

Bos tim Gresini, Fausto Gresini, juga memberikan dukungan untuk mewujudkan ambisi Simoncelli. Dia menegaskan bahwa tim akan berupaya maksimal untuk membantu Simoncelli mengonversi kemampuannya menjadi hasil positif, sehingga pebalap Italia itu bisa mengikuti jejak Toni Elias pada 2006, yang menjadi pebalap terakhir dari tim satelit yang bisa meraih kemenangan (di GP Portugal).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau