PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — Kelangkaan bahan bakar minyak menghantui para pemudik di Kepulauan Bangka Belitung. Kelangkaan itu dikhawatirkan menjadi salah satu faktor pemicu keributan selama masa mudik Lebaran 2011.
Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Bangka Belitung M Ilyas mengatakan, belum ada kepastian akan ada tambahan pasokan BBM selama musim mudik dan balik. Padahal, jumlah kendaraan dipastikan meningkat.
"Pada hari biasa saja sering terjadi kelangkaan BBM," kata Ilyas, Rabu (10/8/2011), di Pangkal Pinang.
Kelangkaan terutama dikhawatirkan terjadi di Bangka Barat dan Belitung. Bangka Barat merupakan pintu gerbang utama dari Sumatera ke Bangka melalui laut. Sementara Belitung adalah pintu masuk utama ke Pulau Belitung, baik melalui udara maupun laut.
"Kami khawatir kekurangan BBM ini akan memengaruhi operasi angkutan Lebaran," ujarnya.
Sementara Direktur Intelijen Keamanan Polda Kepulauan Bangka Belitung Komisaris Besar Agus Saripul mengatakan, kelangkaan BBM merupakan salah satu faktor pemicu kericuhan selama masa mudik. Polisi akan membantu manajemen SPBU dan Pertamina untuk mengatur antrean pembelian BBM.
"Tetapi, pencegahan gangguan keamanan tetap tergantung pada pasokan BBM dari Pertamina. Kalau BBM tidak ada, kami tidak bisa membantu," tutur Agus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang