Divonis Satu Tahun Penjara, Yoyok Alhamdulillah

Kompas.com - 10/08/2011, 12:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Divonis penjara satu tahun oleh Ketua Majelis Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, tak membuat Surendro Prasetyo, penggebuk drum band 'PADI', terlihat murung. Raut wajahnya tak ada sedikit pun terlihat rasa khawatir. Bahkan sesekali mantan suami penyanyi Rossa itu melempar senyum kepada para wartawan dalam sidang yang digelar Selasa (9/8/2011).

Yoyok, begitu ia dipanggil, mengaku menerima dengan lapang dada keputusan vonis hakim yang dipimpin oleh Supradja. Betapa tidak, Yoyok dijatuhi hukuman tahanan lebih ringan daripada tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 1 tahun 3 bulan.

Yoyok menjalani penahanan sejak 28 Februari 2011 atau sekitar hampir enam bulan lalu. Sisa dari masa tahanannya akan dihabiskan Yoyok di tempat rehabilitasi medis swasta di Yayasan Kesatuan Peduli Masyarakat, di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Apa yang diputuskan hakim saya menerima. Ya alhamdulillah, walaupun masih tidak seperti yang saya inginkan. Tapi sudah sesuai," ujarnya Yoyok santai.

Yoyok berharap hukuman dan proses rehabilitasi dapat membuatnya lepas dari ketergantungan dan bisa melanjutkan kehidupan lebih baik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yoyok  kedapatan tertangkap memiliki narkotika jenis sabu sebanyak 0,5 gram dan alat isap di Apartemen Sudirman Park, Jakarta, Minggu (27/2/2011). Akibat tindakannya itu, dia didakwa melanggar pasal 127, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau