SEMARANG, Kompas.com - Tim biliar Indonesia mengincar dua medali emas pada SEA Games XXVI di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, 11-22 November 2011.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) Tutuk Kurniawan di Semarang, Rabu, mengatakan, target dua emas itu ditetapkan karena sulit untuk menjadi juara umum.
"Kalau juara umum sangat berat tetapi kami memasang target meraih dua emas, syukur-syukur bisa tiga emas atau lebih," kata Tutuk Kurniawan yang juga Wakil Ketua Umum III (bidang perencanaan anggaran) KONI Jawa Tengah.
Menurut dia, Indonesia mengusulkan nomor pool bisa dimainkan 60 persen karena kekuatan Indonesia ada pada nomor tersebut tetapi ditolak dan justru dibalik nomor pool hanya 40 persen sedangkan nomor lainnya 60 persen.
Ketika ditanya peluang untuk meraih medali emas, dia mengatakan, Indonesia mengandalkan nomor pool seperti bola delapan, bola sembilan, dan lain sebagainya. "Di nomor ini kami punya atlet seperti BW Simanjuntak, Ricky Yang, Yoni Rahmanto, dan lain sebagainya," katanya.
Menurut mantan Ketua Umum Pengprov POBSI Jateng tersebut, untuk nomor ini Indonesia hanya bersaing dengan pebiliar dari Vietnam dan Filipina. "Kalau Malaysia, Singapura, Thailand, dan lain sebagainya masih berada di bawah kita," katanya.
Tetapi, lanjut dia, kalau untuk nomor english billiard, caroom, dan snooker, pebiliar Indonesia bakal kesulitan meraih prestasi terbaik karena pesaingnya sangat berat. "Bisa meraih perak atau perunggu saja sudah merupakan hasil yang baik," katanya.
Ia menyebutkan, untuk nomor ini bakal dikuasai pebiliar dari Thailand, Vietnam, dan Singapura, serta Filipina. "Tetapi kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik saat kami menjadi tuan rumah," katanya.
Ia menambahkan, saat ini jumlah atlet yang menjalani pelatnas untuk persiapan tampil pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara mendatang sudah 100 persen.
Sebelumnya, kata dia, jumlahnya masih 32 atlet, sekarang sudah turun menjadi 20 atlet dan ini yang masuk tim inti Indonesia ke SEA Games mendatang. "Masak yang dipertandingkan 16 nomor kami harus dengan 16 atlet, tentu harus ada cadangannya," katanya.
Ia mengatakan, saat ini ke-20 pebiliar itu masih menjalani latihan di Jakarta. "Sebenarnya pada Agustus 2011 sudah harus ke Palembang hingga pelaksanaan SEA Games tetapi ternyata venuesnya masih dalam tahap perbaikan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang