Jelang mudik

Harga Tiket Ekonomi Kapal Laut Normal

Kompas.com - 10/08/2011, 20:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga tiket ekonomi angkutan Lebaran untuk kapal laut tidak mengalami kenaikan. Hal ini disampaikan Manager Corporate Relation, Mungi P Retno di Kantor Pusat PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

"Pelni menetapkan kebijakan tarif ekonomi tidak ada kenaikan atau berlaku tarif normal," jelasnya di Jalan Gajah Mada 14, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2011).

Mungi juga mengatakan, pihaknya memberikan diskon khusus untuk tarif nonekonomi untuk ruas tertentu "Seperti rute Jakarta-Surabaya tarif tiket kelas satu Rp 180.000. Sedangkan rute Jakarta-Semarang tarif tiket kelas 1 Rp 150.000. Tarif ini relatif lebih murah jika dibandingkan dengan moda transportasi lain," ungkapnya.

Untuk pelayanan tiket, lanjut Mungi, pembelian tiket sudah bisa didapat di kantor cabang dan travel agent PT Pelni. Mungi juga mengharapkan para calon penumpang tidak membeli tiket dicalo dan menyarankan agar merencanakan perjalanan jauh hari sebelumnya agar perjalanan lebih lancar.

Seperti pemberitaan sebelumnya, sebanyak 27 armada kapal penumpang untuk persiapan angkutan Lebaran 2011 dikerahkan PT Pelni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau