Pantura Telan Korban, Satu Tewas Terlindas Truk

Kompas.com - 10/08/2011, 21:19 WIB

CIREBON, KOMPAS.com — Berniat membeli suku cadang mobil, karyawan bengkel Selecta Jaya tewas mengenaskan tergilas truk yang melintas di jalur pantura Cirebon, Rabu (10/8/2011) pukul 16.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, korban, Idik (23), warga Kampung Kedungmenjangan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, mengendarai sepeda motor nopol E 5310 AP. Diduga tergesa-gesa, korban sempat nyaris menabrak sebuah truk yang tengah parkir di sisi jalur pantura tepatnya di Jalan Raya Kesunean.

Naas, ketika menghindar ke sebelah kanan, dari arah belakang melaju kencang truk gandeng nopol E 9346 A. Tanpa bisa dihindari, truk gandeng itu langsung menghantam korban hingga terpelanting ke aspal. 

Kejadian yang dialami lelaki yang istrinya tengah hamil itu kontan mengejutkan warga dan mengakibatkan laju kendaraan yang melintas di jalur tersebut menjadi tersendat, bahkan terjadi kemacetan panjang.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota Ajun Komisaris Kurnia ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

Bangkai motor serta truk gandeng yang menabrak juga sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut. "Kami masih selidiki, tetapi barang bukti sudah diamankan, jenazah korban pun kini masih berada di kamar mayat Rumah Sakit Gunungjati, Cirebon," kata Kurnia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau