Kematian 3 Orang Asia Picu Sentimen Ras

Kompas.com - 11/08/2011, 10:48 WIB

LONDON, KOMPAS.com Kematian tiga orang Asia, Rabu (10/8/2011) di Birmingham, Inggris, dalam kerusuhan yang meluas mencuatkan kekhawatiran mengenai berkecamuknya konflik rasial.

Polisi telah melakukan penangkapan dalam penyelidikan mengenai kematian tersebut dan memperlakukannya sebagai penyelidikan pembunuhan. Ketiga orang itu tewas setelah mereka ditabrak mobil yang dikemudian dengan kecepatan tinggi ke arah tiga orang di sepanjang trotoar ketika mereka dan sekelompok anggota masyarakat Muslim setempat berkumpul di jalan guna melindungi rumah dan harta warga dari para penjarah.

Menurut polisi, ketiga pria tersebut meninggal di rumah sakit setempat, tempat mereka dibawa untuk dirawat. Media setempat, yang mengutip keterangan seorang anggota keluarga salah seorang yang tewas, melaporkan bahwa mereka telah tewas dalam serangan rasial. Seorang saksi mata dilaporkan telah mengatakan bahwa tiga mobil yang berisi sejumlah orang berkulit hitam terlihat di daerah tersebut sebelum kecelakaan.

Polisi menyatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat di daerah Winson Green, Birmingham. Seorang pria berusia 32 tahun telah ditangkap. Polisi telah melakukan 109 penangkapan di seluruh West Midlands, di kota Wolverhampton, dan kota kecil West Bromwich, serta Birmingham, selama kerusuhan yang meluas pada Selasa malam dan Rabu pagi. Dalam kerusuhan tersebut, toko dijarah, harta dirusak, dan mobil dibakar.

Di tempat lain, Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May mengatakan, ia telah memerintahkan semua polisi untuk membatalkan cuti mereka. May juga memerintahkan untuk mengerahkan semua polisi khusus dan menggunakan taktik yang lebih keras terhadap para perusuh. "Saya memerintahkan semua polisi khusus mesti dikerahkan, semua cuti polisi mesti dibatalkan, dan taktik keras yang digunakan pada hari Selasa oleh Polisi Metropolitan (London) diterapkan dalam menangani perusuh," kata May setelah pertemuan dengan para kepala polisi dari seluruh Inggris.

Pasukan polisi di berbagai kota besar dan kecil di seluruh Inggris akan disiagakan guna menanggulangi terulangnya kerusuhan pada hari Selasa, saat kerusuhan itu berkecamuk di kota besar di bagian barat-laut, tengah, dan barat negeri itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau