JAKARTA, KOMPAS.com — Yamaha Indonesia menggelar "Mudik Asik" (Aman, Santai, Berkesan) dengan memberangkatkan 1.000 orang menggunakan 20 bus dari markas PT Yamaha Kencana Motor Indonesia (YMKI) di Pulogadung, Jakarta Timur, pada 26 Agustus ini. Rute tujuan mudik terbagi dua, yakni Semarang dan Yogyakarta.
Jumlah peserta kali ini dibatasi sampai 1.000 orang, tidak seperti sebelumnya yang pernah mencapai 3.500 orang pada 2008, dan 2.870 orang pada tahun lalu. Pembatasan itu mengikuti imbauan Menteri Perhubungan dan Dirlantas Polda Metro Jaya agar agen tunggal pemegang merek (ATPM) menyiapkan angkutan khusus motor milik pemudik berupa truk ekspedisi dan fasilitas mudik pakai motor tidak didukung.
Untuk mengangkut 1.000 orang, YKMI menyediakan 20 bus, sedang motornya berjumlah 500 unit diangkut oleh 10 truk. ”Diharapkan dengan adanya fasilitas ini, jumlah kecelakaan yang terjadi selama mudik berkurang. Layanan ini sebagai sarana dan fasilitas yang diberikan secara cuma-cuma oleh Yamaha kepada semua pengguna motor yang mudik,” ungkap Indra Dwi Sunda, PR & Corporate Communication Head Yamaha Indonesia.
Pemudik yang berminat harus mendaftar di 10 dealer di Jakarta dan Bekasi dengan biaya Rp 50.000. Periode pendaftarannya 25 Juli sampai 20 Agustus. Yang tidak mendaftar bisa dapat tiket gratis dengan syarat membeli skutik Mio dari segala varian, dan promosi ini berlaku sampai 15 Agustus. Asyiknya, tiket tersebut boleh dipindahtangankan jika pemiliknya tak jadi mudik.
Dengan mengeluarkan biaya Rp 50.000, pemudik dapat t-shirt, goodybag, snack box, asuransi, servis motor gratis, dan tunjangan hari raya (THR) kagetan berupa hadiah-hadiah yang disediakan Yamaha. Dalam perjalanan menuju tempat tujuan, para peserta juga dimanjakan dengan makanan pembuka puasa gratis dan permainan berhadiah.
Posko Lebaran
Yamaha juga menyediakan 40 bengkel jaga dan 16 posko mudik sejak 25 Agustus sampai 4 September di sepanjang jalur mudik. Bengkel jaga disediakan demi kenyamanan pemudik beserta kendaraannya, jadi tidak perlu khawatir bila sewaktu-waktu ada masalah dengan motornya. Jika tidak bertemu Yamaha Mobile Mechanic, maka konsumen bisa langsung menuju bengkel jaga Yamaha.
Pos jaga disediakan bagi pemudik yang ingin beristirahat melepas lelah, beribadah, ataupun mengecek kondisi kendaraannya. Di pos jaga ini, pemudik dapat menikmati fasilitas berupa service area, spare part area, apparel, dan display area, waiting room area, rest area, parking area, mushala, dan satu lagi fasilitas yang akan memanjakan para pemudik yang kelelahan, yaitu kursi pijat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang