Mendekor Kamar Mandi, Mereplikasi Gaya "Vintage"

Kompas.com - 11/08/2011, 12:06 WIB

KOMPAS.com - Menerapkan dekorasi vintage di kamar mandi akan memberi aksen berbeda dari rumah modern kebanyakan. Anda bisa membuat kamar mandi terlihat antik dan menarik dengan menggunakan dekorasi sederhana, aksesoris dan beberapa perangkat keras bergaya vintage.

Untuk menciptakan kesan antik itu, Anda dapat berburu barang baru atau setidaknya mencari beberapa item yang benar-benar antik di gudang rumah Anda dan bisa digunakan sebagai aksesoris kamar mandi. Dengan kesabaran dan keberanian mengeksplorasi beberapa bagian kamar mandi, Anda akan miliki kamar mandi antik di rumah Anda. Beberapa langkah ini mungkin bisa dijadikan panduan:

Bak mandi

Mulailah mencari bak mandi yang mereplikasi gaya vintage. Carilah bak mandi porselen atau berbahan dasar besi dengan kaki cakar untuk menambah nuansa oldies kamar mandi Anda.

Mendapatkannya pun relatif mudah. Anda cukup menjelajahi beberapa pasar loak dan toko barang antik, serta sumber-sumber niaga online untuk mendapatkan bak mandi vintage ini.

Sink antik

Pasanglah sink berdesain kuno, dan padukan dengan wastafel berbahan porselen.  Carilah desain sink dengan kaki besi berukir.

Usahakan, hindari sink yang berlemari. Juga, gantilah desain wastafel berlaci dengan menambahkan tempat handuk berbahan kaca di atas wastafel.

Bathroom-hardware

Tambahkan gaya vintage lewat desain bathroom-hardware atau perangkat keras kamar mandi. Pastikan, bahan hardware tersebut tidak mudah berkarat terkena air saat Anda membelinya.

Beberapa benda yang bisa Anda pasang di sini antara lain gantungan handuk dengan ukiran khas Eropa serta tempat duduk dari batu marmer atau porselen.

Aksesoris antik

Menggantung aksesoris di kamar mandi tentu akan menambah kesan antik. Memasang tirai berbahan sutra tipis dengan warna emas, misalnya. Ini bisa Anda lakukan untuk membangkitkan suasana vintage dengan bantuan cat Victoria berwarna merah muda, hijau putih atau biru muda. 

Pun, Anda bisa memakai wallpaper cetakan bunga dengan garis-garis samping serta renda di tiap sudut kamar mandi.

Lemari antik

Mempelitur sebuah lemari antik tua sebagai tempat menyimpan handuk dan kertas toilet diperlukan jika wastafel yang Anda gunakan tanpa kabinet. Carilah lemari yang cocok denga gaya vintage, biasanya berdesain kuno dan berwarna gelap. Hanya, perlu diingat, Anda sebaiknya memilih ukuran yang sederhana dan menghindari ukuran besar agar kamar mandi tetap lowong untuk pandangan mata.

Kini, tibalah saatnya Anda menikmati kamar mandi baru bernuansa "lama". Yuk, nikmati sensasinya!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau